Peringati HANI 2026, Unit P4GN USK Bersama PPDS Psikiatri FK USK dan RSJ Aceh Gelar Edukasi Kesehatan Jiwa dan Pencegahan Narkotika
Banda Aceh – Dalam rangka memperingati Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) 2026, Unit Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) Universitas Syiah Kuala (USK) bekerja sama dengan Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) Psikiatri Fakultas Kedokteran (FK) USK dan Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Aceh menyelenggarakan kampanye edukasi kesehatan jiwa dan pencegahan penyalahgunaan narkotika di kawasan Car Free Day (CFD) Banda Aceh.
Kegiatan yang menyasar masyarakat umum tersebut bertujuan meningkatkan kesadaran mengenai pentingnya menjaga kesehatan mental sekaligus mengedukasi masyarakat tentang bahaya penyalahgunaan narkotika yang hingga kini masih menjadi salah satu tantangan serius di Indonesia.
Melalui kegiatan ini, tim dari Unit P4GN USK, PPDS Psikiatri FK USK, dan RSJ Aceh memberikan berbagai informasi dan edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya mengenali kondisi kesehatan jiwa sejak dini, cara menjaga kesehatan mental, serta langkah-langkah pencegahan penyalahgunaan narkotika, terutama di kalangan generasi muda.
Selain penyampaian materi edukatif, masyarakat juga diajak berdialog secara langsung dengan tenaga kesehatan dan dokter spesialis jiwa mengenai berbagai persoalan kesehatan mental yang sering dijumpai dalam kehidupan sehari-hari. Antusiasme masyarakat terlihat dari banyaknya pengunjung yang memanfaatkan kesempatan tersebut untuk berkonsultasi dan memperoleh informasi mengenai kesehatan jiwa serta dampak penyalahgunaan narkoba terhadap kondisi psikologis seseorang.
Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen Universitas Syiah Kuala dalam mendukung Program Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) melalui pendekatan promotif dan preventif. Edukasi kepada masyarakat dinilai menjadi langkah strategis dalam membangun kesadaran kolektif untuk menciptakan lingkungan yang sehat, produktif, dan bebas dari narkoba.
Sinergi antara Unit P4GN USK, PPDS Psikiatri FK USK, dan RSJ Aceh juga menunjukkan pentingnya kolaborasi lintas institusi dalam mengatasi persoalan penyalahgunaan narkotika yang tidak hanya berdampak pada kesehatan fisik, tetapi juga kesehatan mental, hubungan sosial, serta kualitas hidup masyarakat.

Momentum Hari Anti Narkotika Internasional dimanfaatkan sebagai ajakan kepada seluruh lapisan masyarakat untuk lebih peduli terhadap kesehatan jiwa serta memperkuat kepedulian terhadap upaya pencegahan penyalahgunaan narkotika. Masyarakat diharapkan tidak hanya memahami bahaya narkoba, tetapi juga mampu menjadi bagian dari gerakan bersama dalam menciptakan lingkungan yang aman, sehat, dan bebas dari penyalahgunaan zat adiktif.
Melalui kampanye edukasi ini, Universitas Syiah Kuala berharap kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kesehatan mental semakin meningkat dan komitmen bersama dalam mendukung gerakan Indonesia Bersinar (Bersih Narkoba) dapat terus diperkuat. Edukasi yang berkelanjutan diharapkan mampu menjadi salah satu langkah nyata dalam membangun generasi yang sehat secara fisik maupun mental serta terbebas dari ancaman penyalahgunaan narkotika.
Berita Terkait
USK Gelar Pembekalan Surveyor Tracer Study untuk Perkuat Kualitas Data Alumni
17 Sep 2026
USK Buka Penjaringan Mahasiswa Berprestasi Non-Olahraga untuk Penghargaan Pemuda Berprestasi Aceh 2026
17 Sep 2026
HARMONI I Sukses Digelar, WR III USK Apresiasi Semangat Qur’ani Mahasiswa
16 Sep 2026
USK Lepas Kontingen Mahasiswa untuk Berlaga di Berbagai Ajang Nasional 2026
16 Sep 2026