Loading...

Post

30 August 2026 admin Kegiatan

Pembukaan MKPK I USK, Perkuat Karakter Gen Z untuk Hadapi Tantangan Era Digital

Banda Aceh, 30 Agustus 2026 — Universitas Syiah Kuala (USK) terus memperkuat komitmennya dalam membangun mahasiswa yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki karakter kuat, kesehatan mental yang baik, serta kemampuan menghadapi berbagai tantangan dan pengaruh negatif di era digital. Komitmen tersebut diwujudkan melalui Pembukaan Mata Kuliah Pembinaan Karakter (MKPK) I dengan tema “Membangun Gen Z yang Berkarakter Kuat dan Sehat Mental serta Mampu Menangkal Isu LGBT, Bullying, Judol, dan Narkoba.”

Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Ahad, 30 Agustus 2026, bertempat di Masjid Jamik Darussalam Kampus Universitas Syiah Kuala. Rangkaian kegiatan diawali dengan Subuh berjamaah pada pukul 05.00 WIB, yang menjadi bagian penting dalam membangun kedisiplinan, ketakwaan, serta pembiasaan nilai-nilai positif dalam kehidupan mahasiswa.

Kegiatan ini diikuti oleh mahasiswa dari enam fakultas, yaitu Fakultas Kedokteran Hewan (FKH), Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP), Fakultas Kedokteran (FK), Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA), Fakultas Kelautan dan Perikanan (FKP), serta Fakultas Pertanian (FP).

Pembukaan MKPK I dilakukan oleh Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Kewirausahaan USK, Dr. Rina Suryani Oktari, S.Kep., M.Si., FRSPH. Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa mendapatkan pembekalan mengenai pentingnya membangun karakter dan ketahanan diri sebagai bagian dari proses pendidikan di perguruan tinggi.

Materi pembinaan disampaikan oleh Enzus Tinianus, S.H., M.H., Kepala Sub-Direktorat Kemahasiswaan USK. Materi diarahkan pada berbagai persoalan yang saat ini menjadi tantangan bagi generasi muda, khususnya mahasiswa, mulai dari pengaruh lingkungan sosial, perkembangan teknologi dan media digital, hingga berbagai perilaku dan fenomena yang dapat berdampak terhadap kehidupan akademik, sosial, mental, dan masa depan mahasiswa.

Tema yang diangkat dalam MKPK I dinilai relevan dengan kondisi generasi Z yang tumbuh dalam lingkungan digital dengan arus informasi yang sangat cepat. Kemudahan mengakses berbagai informasi dan berinteraksi di ruang digital memberikan peluang positif, namun pada saat yang sama juga menghadirkan tantangan yang membutuhkan kemampuan literasi, pengendalian diri, dan penguatan karakter.

Karena itu, pembinaan karakter menjadi bagian penting dalam membekali mahasiswa agar mampu memilah informasi, mengambil keputusan secara bijak, menjaga kesehatan mental, membangun relasi sosial yang sehat, serta memiliki keberanian untuk menolak berbagai bentuk perilaku yang dapat merugikan diri sendiri maupun lingkungan.

Melalui MKPK, mahasiswa juga diarahkan untuk memahami bahwa keberhasilan pendidikan tinggi tidak semata-mata diukur dari pencapaian akademik. Integritas, tanggung jawab, kedisiplinan, kepedulian terhadap sesama, kemampuan beradaptasi, serta ketahanan menghadapi tekanan dan tantangan merupakan bagian penting dari kompetensi yang harus dimiliki mahasiswa.

Pelaksanaan kegiatan yang diawali dengan Subuh berjamaah juga menjadi momentum untuk menanamkan nilai kedisiplinan dan kebersamaan. Kegiatan tersebut diharapkan dapat membangun kebiasaan positif mahasiswa sekaligus memperkuat hubungan antara pembinaan karakter dengan kehidupan sehari-hari.

USK memandang mahasiswa sebagai bagian penting dari masa depan bangsa. Oleh sebab itu, lingkungan perguruan tinggi tidak hanya dituntut menghasilkan lulusan yang kompeten di bidang keilmuan, tetapi juga generasi yang memiliki kepribadian kuat, mampu menjaga diri, menghargai orang lain, serta memiliki kepedulian terhadap lingkungan sosial.

Pembinaan melalui MKPK I diharapkan menjadi ruang dialog dan pembekalan bagi mahasiswa untuk mengenali berbagai tantangan yang mereka hadapi sekaligus membangun kemampuan menghadapi tekanan dan pengaruh negatif secara lebih dewasa dan bertanggung jawab.

Kegiatan ini juga menjadi bagian dari ikhtiar bersama USK dalam membentuk generasi Z yang berkarakter kuat, sehat mental, tangguh, dan mampu menghadapi perkembangan zaman. Dengan pembinaan yang dilakukan secara berkelanjutan, mahasiswa diharapkan mampu menjadi pribadi yang tidak mudah terpengaruh oleh berbagai tren negatif, tetapi justru mampu menjadi agen perubahan yang membawa pengaruh positif di lingkungan kampus, masyarakat, dan dunia kerja.

Melalui pelaksanaan MKPK I, USK menegaskan bahwa pembangunan sumber daya manusia merupakan proses yang tidak hanya berorientasi pada kecerdasan intelektual, tetapi juga pada pembentukan karakter dan ketahanan pribadi. Generasi muda yang memiliki pengetahuan, karakter, dan kemampuan menjaga kesehatan mental diharapkan dapat menjadi kekuatan penting dalam mewujudkan masa depan Indonesia yang lebih baik.

Bagikan: