Loading...

Post

Penanaman mangrove oleh sivitas akademika Universitas Syiah Kuala di Mangrove Park Lampulo dalam rangka Road to Jejak FISIP 6.
26 October 2026 admin Uncategorized

USK Tanam Mangrove di Lampulo dalam Rangka Road to Jejak FISIP 6

BANDA ACEH – Universitas Syiah Kuala (USK) melaksanakan kegiatan penanaman mangrove di kawasan Mangrove Park Lampulo, Banda Aceh, pada Selasa (20/10/2026). Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian Road to Jejak FISIP 6 yang mengusung tema “Menanam Kepedulian, Menumbuhkan Kelestarian” sebagai upaya mendorong kepedulian mahasiswa terhadap pelestarian lingkungan, khususnya ekosistem pesisir.

Kegiatan penanaman mangrove ini menjadi salah satu bentuk keterlibatan mahasiswa dalam menjaga kelestarian lingkungan melalui aksi nyata. Selain menjadi bagian dari rangkaian kegiatan menuju Jejak FISIP 6, aktivitas ini juga memberikan ruang bagi mahasiswa untuk memahami pentingnya menjaga keseimbangan ekosistem dan berkontribusi terhadap keberlanjutan lingkungan.

Mangrove memiliki peran penting dalam menjaga kawasan pesisir. Keberadaan ekosistem ini membantu mengurangi dampak abrasi, menjadi habitat bagi berbagai jenis organisme, serta mendukung keseimbangan ekosistem pesisir. Mangrove juga memiliki kemampuan menyerap dan menyimpan karbon sehingga berkontribusi dalam upaya mitigasi perubahan iklim.

Oleh karena itu, kegiatan penanaman mangrove tidak hanya berorientasi pada penanaman bibit, tetapi juga pada upaya membangun kesadaran mengenai pentingnya menjaga dan merawat lingkungan secara berkelanjutan. Melalui kegiatan ini, mahasiswa diharapkan dapat memahami bahwa pelestarian lingkungan membutuhkan keterlibatan bersama dan komitmen jangka panjang.

Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh Wakil Rektor USK, Prof. Dr. Rina Suryani Oktari, S.Kep., M.Si., FRSPH. Kehadiran beliau menjadi bentuk dukungan terhadap kegiatan mahasiswa sekaligus menambah semangat para peserta dalam mengikuti aksi penanaman mangrove di kawasan Mangrove Park Lampulo.

Partisipasi pimpinan universitas dalam kegiatan ini juga menunjukkan pentingnya dukungan terhadap inisiatif mahasiswa yang berorientasi pada kepedulian sosial dan lingkungan. Melalui kegiatan seperti ini, mahasiswa memiliki kesempatan untuk mengembangkan kepedulian, tanggung jawab, serta keterlibatan aktif dalam menjawab berbagai persoalan lingkungan di masyarakat.

Tema “Menanam Kepedulian, Menumbuhkan Kelestarian” mencerminkan pesan bahwa upaya menjaga lingkungan dapat dimulai dari tindakan sederhana yang dilakukan secara bersama-sama. Penanaman mangrove menjadi salah satu langkah konkret untuk menumbuhkan kepedulian terhadap kawasan pesisir sekaligus mengingatkan masyarakat akan pentingnya menjaga keberadaan ekosistem alami.

Selain memberikan manfaat bagi lingkungan, kegiatan ini juga menjadi sarana pembelajaran bagi mahasiswa di luar ruang kelas. Mahasiswa dapat memperoleh pemahaman mengenai hubungan antara aktivitas manusia, kondisi lingkungan, dan pentingnya pengelolaan sumber daya alam secara bertanggung jawab. Pengalaman tersebut diharapkan dapat mendorong terbentuknya generasi muda yang lebih peka terhadap persoalan lingkungan dan bersedia mengambil bagian dalam upaya pelestariannya.

Melalui rangkaian Road to Jejak FISIP 6, USK diharapkan terus mendorong partisipasi mahasiswa dalam berbagai kegiatan yang memberikan manfaat bagi masyarakat dan lingkungan. Kegiatan penanaman mangrove ini menjadi pengingat bahwa pelestarian alam bukan hanya tanggung jawab pemerintah atau kelompok tertentu, melainkan membutuhkan kontribusi berbagai pihak, termasuk perguruan tinggi dan generasi muda.

Dengan semangat kolaborasi dan kepedulian bersama, penanaman mangrove di Mangrove Park Lampulo diharapkan dapat memperkuat kesadaran sivitas akademika mengenai pentingnya menjaga ekosistem pesisir. Semangat tersebut sejalan dengan upaya membangun lingkungan yang lebih lestari agar manfaatnya dapat dirasakan oleh masyarakat dan generasi mendatang.

SDGs Terkait

  • SDG 13 – Penanganan Perubahan Iklim: Mangrove berperan dalam menyerap dan menyimpan karbon serta mendukung ketahanan kawasan pesisir terhadap dampak perubahan iklim.
  • SDG 14 – Ekosistem Lautan: Pelestarian mangrove membantu menjaga habitat organisme pesisir dan mendukung keberlanjutan ekosistem laut.
  • SDG 15 – Ekosistem Daratan: Penanaman dan pemeliharaan mangrove mendukung perlindungan ekosistem serta keanekaragaman hayati.
Bagikan: